Cara Service Sistem Temperatur Mesin yang Mati


Pentingnya pengontrol temperatur mesin merupakan keharusan yang tak dapat kita tinggalkan dan kita remehkan, terutama saat perjalanan dengan kondisi lalu-lintas macet dan panas, tentunya sering2 untuk melirik indikator temperatur mesin di panel dashboard.

Apabila indikator temperatur mesin tidak mau bekerja atau mati saat mesin panas akan merepotkan kita sendiri untuk mengidentifikasi kondisi pendinginan mesin normal atau overheat.

Cara untuk mengidentifikasi kerusakan pada sistem temperatur yang mati:

1. Cek tahanan/ hambatan thermistor.

Thermistor merupakan resistor variable yang mengalami perubahan besar resistansi berdasarkan panas/temperatur yang di terima oleh thermistor.

Tahanan/hambatan yang terlalu besar atau putus bikin temperatur meter tidak bekerja.

2. Cek Temperature Gauge. Temperatur gauge juga bisa mengalami kerusakan, cara mengeceknya secara simpel yakni dengan menghubungkan themistor dengan lampu control/ tahanan 2 Ohm terhadap Ground(Saat test sebaiknya jangan lebih dari 5 detik). Apabila control temperatur menunjukkan gerakan naik berarti temperatur meter masih bekerja.

About these ads

, , , , ,

  1. #1 by bagus oka on May 4, 2010 - 8:21 am

    salam kenal mas catur….
    saya tinggal dimataram mas. jadi begini…
    saya punya kijang super 92, masalahnya ada pada temperatur gauge yang jarumnya main2 tidak sesuai dengan suhu mesin.( cepat sekali naik padahal mesin baru di hidupkan )

  2. #2 by Catur on May 5, 2010 - 1:02 am

    salam kenal mas catur….
    saya tinggal dimataram mas. jadi begini…
    saya punya kijang super 92, masalahnya ada pada temperatur gauge yang jarumnya main2 tidak sesuai dengan suhu mesin.( cepat sekali naik padahal mesin baru di hidupkan )

    Salam kenal juga mas bagus..
    kalau jarum cepat banget naiknya biasanya karena kabel ke sensor temperatur short ke ground atau bisa juga nilai resistansi sensor terlalu rendah, sehingga kena panas dikit nilainya tahanan/resistansi sensor menjadi terlalu rendah dan mengakibatkan temperatur gauge menjadi tinggi.
    Silahkan di cek bos..

  3. #3 by Fajar D on June 29, 2010 - 2:24 pm

    Mas Catur,

    Mau tanya, untuk kijang grand extra th 96, kalau temperatur gauge nya rusak, ada yang jual tidak.

    Terima kasih

  4. #4 by Catur on June 30, 2010 - 1:29 am

    untuk di kota malang banyak yang jual bro.

  5. #5 by Ersra on September 28, 2010 - 12:56 pm

    Salam kenal mas Catur. Saya mau tanya tentang suhu/temp mesin yang turun naik. Bagaimana cara mengetahui kalau visco van sudah loss atau olinya kurang? Terima kasih.
    erza

  6. #6 by Catur on September 28, 2010 - 2:40 pm

    tempeatur naik turun yang sering dari soket/konektor di sensor kendor, atau temperatur gauge yang sudah uzur juga bisa.
    kl oli kurang biasanya:
    1. Ada rembesan oli.
    2. Kipas ringan banget di putar dengan tangan.(harusnya ada berat dikit tp tetap los).
    3. Temperatur Naik(Tp tdk sampai overheat)

  7. #7 by hadi on March 27, 2011 - 9:09 am

    kalau untuk resistor di panel panter resistornya mati. tau gak hambatannya berapa ohm

  8. #8 by Cecep on April 17, 2011 - 6:54 pm

    Suhu, bagaimana cara memperbaiki Water Thermo mobil opel Blazer SOHC yang mati dan Jarum penunjuk BBMnya yang ngaco ( tolong dijelaskan langkah-langkahnya ) Tks Suhu.

  9. #9 by Catur on April 17, 2011 - 9:24 pm

    Pelajari dulu sistemnya Thermo Gauge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: